Aceh Tenggara, –
Warga Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, mengaku resah dengan adanya dugaan peredaran narkotika jenis sabu yang terjadi di sejumlah wilayah, khususnya Desa Lawe Hijo dan sekitarnya, Kamis (24/9/2026).
Dugaan informasi yang berkembang dikalangan masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkoba jenis sabu-sabu di wilayah tersebut, kondisi ini sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai langkah pencegahan dan penindakan yang dilakukan aparat, khususnya jajaran Polsek Bambel. Warga menilai perlu adanya patroli dan penyelidikan yang lebih intensif apabila terdapat informasi maupun laporan masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika. Mereka juga berharap aparat tidak hanya menunggu laporan, tetapi menindaklanjuti setiap informasi sesuai prosedur hukum.
Warga meminta Polsek Bambel lebih serius melakukan langkah nyata dalam upaya mencegah dan memberantas peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Mereka berharap aparat tidak hanya menunggu adanya laporan dari masyarakat, tetapi juga meningkatkan kegiatan patroli serta melakukan penyelidikan berdasarkan informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
“Jangan hanya menunggu laporan masyarakat baru bertindak. Kalau memang ada informasi mengenai dugaan peredaran narkoba, kami berharap segera ditindaklanjuti melalui penyelidikan sesuai aturan,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Menurut warga, Desa Lawe Hijo Kecamatan Bambel, dan sejumlah kawasan di sekitarnya perlu mendapat perhatian lebih dari aparat kepolisian. Patroli secara rutin dinilai penting untuk mencegah munculnya aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Lebih jauh, berdasarkan informasi dari sumber yang diklaim layak dipercaya, dugaan aktivitas peredaran narkoba jenis sabu di kecamatan Bambel, diduga selain melibatkan para laki-laki, bahkan diduga sudah melibatkan para perempuan yang berstatus ibu rumah tangga (IRT).
Namun, informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum dapat dipastikan kebenarannya tanpa hasil penyelidikan serta pembuktian dari aparat penegak hukum. Karena itu, warga meminta pihak kepolisian melakukan verifikasi secara profesional agar tidak terjadi tuduhan terhadap pihak yang tidak terlibat.
Warga juga berharap Polsek Bambel dapat berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara, apabila ditemukan indikasi adanya jaringan peredaran narkotika di wilayah tersebut.
Lebih lanjut, warga berharap persoalan tersebut tidak dibiarkan berlarut-larut. Mereka meminta aparat meningkatkan patroli, menindaklanjuti informasi yang dapat diverifikasi, serta mengambil tindakan hukum apabila dalam penyelidikan ditemukan bukti adanya tindak pidana narkotika.
Tempat terpisah, Iptu Djuliar Yousnaidi, selaku Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, saat dikonfirmasi awak media Jurnalis7.Online, melalui pesan singkat via aplikasi whatsapp, terkait informasi tersebut, Iptu Djuliar Yousnaidi menyebutkan “Polsek Bambel salah satu tugas Polri, Harkamtibmas melakukan Patroli siang dan malam hari agar ttp kondusif dan itu dilakukan bukan saja di Desa Lawe Hijo, tapi diseluruh hukum Polsek Bambel mengedepankan Bhabinkamtibmas”., Polsek Bambel akan terus melakukan atau Brantas narkoba, balasnya singkat.
(Angah Selian)










