Pemda Nias Selatan Dan Forkopimda Sepakat Jaga Keamanan, Stabilitas Pangan Dan Antisipasi Bencana Jelang Nataru

banner 120x600
banner 468x60

Nias Selatan, –

Pemerintah Kabupaten Nias Selatan bersama unsur Forkopimda, aparatur kecamatan dan desa, dunia usaha, serta tokoh masyarakat dan agama se-Kecamatan Pulau-Pulau Batu menyepakati komitmen bersama untuk menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi menjelang perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027. Kesepakatan tersebut dirumuskan dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Aula Kantor Camat Pulau-Pulau Batu, Rabu (4/11/2026).

Rapat koordinasi bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat sistem deteksi dini, dan merumuskan langkah-langkah antisipatif atas berbagai tantangan yang berpotensi muncul di wilayah Kabupaten Nias Selatan menjelang akhir tahun.

Dalam arahannya, Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, menyampaikan bahwa situasi keamanan daerah saat ini secara umum tergolong aman dan kondusif. Meski demikian, sejumlah isu strategis tetap memerlukan perhatian dan penanganan bersama, terutama ketersediaan bahan pokok dan BBM, stabilitas harga pangan, serta antisipasi dampak tingginya curah hujan.

Bupati menjelaskan, intensitas hujan yang tinggi berpotensi memicu bencana tanah longsor di kawasan dataran tinggi dan banjir di dataran rendah. Sementara itu, di wilayah kepulauan, potensi gelombang tinggi berisiko mengganggu kelancaran pelayaran dan distribusi logistik, yang pada akhirnya dapat berdampak pada ketersediaan serta lonjakan harga kebutuhan pokok di masyarakat.

“Oleh karena itu, saya menghimbau seluruh pemangku kepentingan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi, agar setiap potensi gangguan dapat terdeteksi sejak dini dan dapat kita atasi bersama,” ujar Sokhiatulo Laia.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh pihak menyepakati komitmen bersama yang mencakup tiga aspek utama:

1. Ketersediaan Bahan Pokok dan Stabilitas Harga
Pemerintah Daerah memastikan pasokan kebutuhan pokok — seperti beras, minyak goreng, gula, daging, dan cabai — dalam kondisi aman, cukup, dan berkualitas baik hingga awal tahun 2027. Forkopimda bersama Satgas Pangan dan dinas terkait akan melakukan inspeksi mendadak secara berkala di pasar tradisional maupun modern guna mencegah penimbunan barang dan praktik spekulasi harga. Pemerintah Daerah juga menyiapkan program pasar murah di lokasi strategis untuk membantu masyarakat kurang mampu.

2. Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
Jajaran TNI, Polri, dan Satpol PP akan mendirikan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan di titik-titik rawan, rumah ibadah, pusat perbelanjaan, serta jalur utama perlintasan. Tokoh agama dan masyarakat berkomitmen untuk terus menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama, sekaligus menyosialisasikan tertib berlalu lintas. Pada malam pergantian tahun, petugas akan memberlakukan pengaturan rekayasa arus lalu lintas serta membatasi penggunaan petasan secara berlebihan.

3. Manajemen Infrastruktur dan Transportasi
Dinas Perhubungan bersama instansi terkait akan memastikan kesiapan sarana transportasi publik, kelancaran distribusi logistik, serta pemeliharaan kondisi jalan guna meminimalkan risiko terjadinya kecelakaan dan gangguan aksesibilitas.

Sinergi dan kebersamaan lintas sektor ini diharapkan dapat memastikan perayaan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 di Kabupaten Nias Selatan, khususnya di wilayah kepulauan, berjalan dengan aman, damai, kondusif, serta terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

(GL.ZEB)

banner 325x300