Aceh Tenggara, –
Sikap Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Tenggara kini menjadi sorotan setelah diduga memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media terkait beredarnya sebuah video yang memperlihatkan oknum tenaga kesehatan menikmati es krim sambil memperagakan gerakan yang dinilai sebagian masyarakat tidak senonoh, Kamis (3/9/2026).
Dalam video yang viral di media sosial tersebut, oknum yang diduga merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) itu terlihat mengenakan pakaian dinas kesehatan. Beredarnya video tersebut menuai perhatian dan berbagai tanggapan dari masyarakat. Menyikapi hal tersebut, awak media Jurnalis7.online mencoba meminta tanggapan resmi dari Sekda Aceh Tenggara mengenai langkah yang akan diambil pemerintah daerah.
Konfirmasi disampaikan melalui pesan singkat WhatsApp pada Kamis, 3 September 2026, sekira pukul 13.16 WIB, dengan pertanyaan:
“Mohon informasi Pak, bagaimana tanggapan Pak Sekda terkait video oknum tenaga kesehatan yang sempat menjadi sorotan di tengah masyarakat saat ini? Langkah apa yang Pak Sekda tempuh menyikapi hal tersebut?”
Pesan tersebut telah terkirim dan terlihat telah dibaca, namun hingga berita ini ditayangkan belum mendapatkan jawaban atau tanggapan resmi dari Sekda Aceh Tenggara, Yusrizal, ST.
Sikap tersebut kemudian menjadi sorotan karena Yusrizal, sebagai salah satu pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, diharapkan dapat memberikan penjelasan kepada publik — terutama menyangkut perilaku aparatur yang diduga mengenakan pakaian dinas saat muncul dalam video tersebut. Masyarakat berhak mengetahui apakah pemerintah daerah akan melakukan klarifikasi, pemanggilan, pemeriksaan internal, atau langkah lainnya terhadap pihak yang ada dalam video tersebut.
Meski demikian, identitas dan status pihak yang terlihat dalam video tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan resmi. Seluruh pihak diharapkan tidak terburu-buru memberikan kesimpulan sebelum adanya klarifikasi dan pemeriksaan dari instansi berwenang.
Hingga berita ini ditayangkan, Sekda Aceh Tenggara Yusrizal, ST., belum memberikan tanggapan resmi. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi Sekda maupun pihak terkait untuk memberikan penjelasan.
(Angah Selian)










