Diduga Dikerjakan Asal-asalan, Proyek Irigasi Perpompaan Di Tanjung Muda Disorot Warga

banner 120x600
banner 468x60

ACEH TENGGARA, –

Pengerjaan proyek pembangunan irigasi perpompaan yang dikerjakan Kelompok Lawe Sumur di Desa Tanjung Muda, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, menjadi sorotan warga, Sabtu, (5/9/2026).

Proyek tersebut diketahui memiliki nomor kontrak 520/34/SPK/LIP/AT/APBN/2026, dengan nilai kontrak sebesar Rp153.000.000, yang bersumber dari APBN-BANPEM tahun 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pekerjaan pembangunan irigasi perpompaan tersebut diduga dikerjakan tidak maksimal.

Warga menduga terdapat sejumlah bagian pekerjaan yang dikerjakan asal-asalan sehingga kualitas dan ketahanan bangunan dikhawatirkan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Pasalnya, proyek yang menggunakan anggaran negara tersebut seharusnya dikerjakan dengan mengutamakan mutu, kualitas serta ketepatan volume pekerjaan agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Warga juga meminta agar dugaan tersebut tidak hanya menjadi perbincangan di tengah masyarakat, tetapi perlu dilakukan pemeriksaan secara langsung ke lokasi proyek.
“Kami meminta pihak terkait turun langsung ke lapangan untuk mengecek kualitas dan volume pekerjaan. Kalau memang sudah sesuai spesifikasi, tentu tidak ada masalah. Tetapi kalau ditemukan kejanggalan, harus ada tindakan sesuai aturan,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) bersama dinas atau instansi terkait melakukan cross-check dan pemeriksaan fisik ke lapangan, termasuk mencocokkan hasil pekerjaan dengan gambar, RAB, spesifikasi teknis, volume serta nilai kontrak.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan penggunaan anggaran Rp153 juta tersebut benar-benar dilaksanakan sesuai peruntukan dan memberikan manfaat sebagaimana tujuan pembangunan irigasi perpompaan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Kelompok Lawe Sumur maupun instansi terkait mengenai adanya dugaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak Kelompok Lawe Sumur maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan mengenai pelaksanaan proyek tersebut.

(Angah Selian)

banner 325x300