NIAS SELATAN, —
Pemerintah Kabupaten Nias Selatan melalui Dinas Pertanian menyalurkan sebanyak 121 ekor bibit ternak babi kepada enam kelompok masyarakat sebagai bagian dari program pemberdayaan sekaligus pengembangan ekonomi masyarakat.
Penyerahan bantuan dilaksanakan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Nias Selatan, Jalan Baloho, Kecamatan Teluk Dalam, Selasa (25/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPRD Nias Selatan, Legat Harita dan Sokhiwanolo Waruwu.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nias Selatan, John Leonardo Hulu, mengatakan bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat sesaat, tetapi benar-benar dikembangkan menjadi usaha peternakan yang mampu meningkatkan perekonomian kelompok penerima.
“Ketika nanti telah diterima, kami berharap bantuan ini bisa dikembangkan. Jangan sampai baru diterima kemudian langsung dijual. Ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat,” ujar John
Menurut John, Dinas Pertanian juga akan melakukan pendampingan dan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan ternak yang telah disalurkan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dimanfaatkan sesuai tujuan program sekaligus membantu kelompok penerima dalam mengembangkan usaha peternakan secara berkelanjutan.
“Kami akan mencoba melakukan pendampingan dan memantau perkembangannya secara berkala. Intinya, kami berharap program ini berhasil dan dapat menunjang perekonomian masyarakat yang menerima bantuan,” katanya.
Berdasarkan data Dinas Pertanian, sebanyak 121 ekor bibit babi yang disalurkan terdiri atas 109 ekor betina dan 12 ekor jantan.
Bantuan diberikan kepada enam kelompok masyarakat yang tersebar di sejumlah desa dan kecamatan, yakni Nias Agro Swine di Desa Hiliana’a, Kecamatan Teluk Dalam; Fahasaradodo dan Sinar Laut di Desa Bawoza’ua, Kecamatan Teluk Dalam; Hasambua di Desa Bintang Baru, Kecamatan Susua; Maluo Bersama di Desa Maluo, Kecamatan Hilisalawa’ahe; serta satu kelompok penerima di Desa Onohazumba.
Jumlah ternak yang diterima masing-masing kelompok berbeda karena disesuaikan dengan proposal, kebutuhan, serta spesifikasi pengadaan yang telah ditetapkan.
John menjelaskan, bibit ternak yang disalurkan memiliki bobot rata-rata sekitar 20 hingga 25 kilogram.
“Jumlah maupun jenis ternak setiap kelompok tidak sama karena disesuaikan dengan proposal yang diajukan. Jadi, masing-masing kelompok menerima sesuai kebutuhan dan spesifikasi yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Anggota DPRD Nias Selatan dari Fraksi NasDem, Sokhiwanolo Waruwu, menekankan pentingnya memastikan bantuan pemerintah tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk pengembangan usaha peternakan masyarakat.
Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena itu, kelompok penerima diharapkan merawat dan mengembangkan ternak, bukan menjualnya sesaat setelah bantuan diterima.
“Kami berharap bantuan ini sampai kepada masyarakat dan kelompok penerima dapat mengembangkannya. Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, kami juga akan melihat langsung perkembangan kelompok-kelompok yang menerima bantuan hari ini,” ujar Sokhiwanolo.
Apresiasi disampaikan Ketua Kelompok Maluo Bersama, Filianus Halawa. Kelompoknya menerima sebanyak 11 ekor bibit ternak, terdiri atas 10 ekor betina dan satu ekor jantan.
Filianus mengatakan seluruh ternak yang diterima kelompoknya berada dalam kondisi sehat dan jumlahnya sesuai dengan bantuan yang ditetapkan.
“Kelompok Tani Maluo Bersama telah menerima bantuan bibit ternak babi dari Dinas Pertanian Kabupaten Nias Selatan sebanyak 10 ekor bibit babi betina dan satu ekor bibit babi jantan. Semuanya dalam keadaan sehat dan baik, jumlahnya sesuai dengan yang kami terima,” ungkap Filianus.
Ia juga menegaskan bahwa kelompoknya tidak dipungut biaya apa pun dalam proses penerimaan bantuan tersebut.
“Kami Kelompok Maluo Bersama sebagai penerima bantuan ternak babi tidak dipungut biaya apa pun,” tegasnya.
Program bantuan tersebut diharapkan tidak berhenti pada tahap penyerahan. Pendampingan, pengawasan serta komitmen kelompok penerima dalam mengembangkan ternak menjadi bagian penting agar bantuan pemerintah dapat memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat Nias Selatan.
(Gl. Zeb)










