Dana Desa Capai Miliaran Rupiah, Kepala Desa Penggalian Diduga Anti Pertanyaan Media

banner 120x600
banner 468x60

Serdang Bedagai

Tim Media/Red telah mengirimkan konfirmasi dan permintaan penjelasan kepada Kepala Desa Penggalian, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai, terkait pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2024 dan 2025 yang diduga mengandung sejumlah kejanggalan serius dalam penggunaan anggaran ratusan juta rupiah. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, diduga Kepala Desa Penggalian hanya membaca pesan konfirmasi yang dikirimkan melalui aplikasi pesan, namun tidak memberikan tanggapan, penjelasan, maupun klarifikasi apa pun. Sikap ini diduga menimbulkan kesan bahwa Kepala Desa Penggalian anti terhadap pengawasan publik dan pers.

Sebelumnya, Tim Media/Red telah menyampaikan sejumlah poin konfirmasi yang memerlukan penjelasan resmi dari Pemerintah Desa Penggalian, antara lain:

– Pengelolaan Dana Desa lebih dari Rp 1,7 miliar dalam dua tahun anggaran
– Alokasi jalan lingkungan lebih dari Rp 413 juta, namun diduga masih banyak ruas jalan yang belum diperbaiki
– Pembangunan Posyandu/PKD sebesar Rp 261 juta pada 2024, namun diduga tidak ada alokasi lanjutan pada 2025
– Pos Keadaan Mendesak berulang empat kali pada 2024 dengan total Rp 46,8 juta, yang diduga tidak sesuai dengan sifat kejadian mendesak yang tidak dapat diprediksi
– Pengadaan Mobil Siaga Desa yang diduga belum jelas sumber anggaran, tahun pengadaan, dan pos anggaran yang digunakan
– Anggaran festival kesenian sebesar Rp 47,86 juta pada 2024 yang diduga tidak memiliki bukti pelaksanaan yang memadai

Alih-alih memberikan penjelasan yang transparan dan bertanggung jawab, diduga Kepala Desa Penggalian justru memilih untuk diam dan mengabaikan permintaan konfirmasi yang sah dari Tim Media Jurnalis7.online. Diduga sikap diam ini justru memperkuat keraguan masyarakat mengenai pengelolaan keuangan desa yang diduga tidak transparan dan diduga menyembunyikan penyimpangan anggaran.

“Ketika seorang pejabat desa menolak menjelaskan penggunaan uang rakyat yang mencapai miliaran rupiah, dan hanya membaca pesan dari Tim Media/Red tanpa menanggapi, hal itu diduga menjadi tanda tanya besar bagi seluruh masyarakat. Diduga sikap ini menunjukkan ketidaksediaan untuk diawasi dan diduga ada hal yang ditutupi,” ungkap perwakilan Tim Media/Red.

Mengingat adanya sejumlah kejanggalan yang diduga serius serta sikap Kepala Desa Penggalian yang diduga menolak transparansi dan pengawasan dari Tim Media/Red, kami meminta kepada pihak-pihak terkait untuk:

1. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Serdang Bedagai — Diduga perlu melakukan pemeriksaan khusus dan mendalam terhadap pengelolaan Dana Desa Desa Penggalian Tahun Anggaran 2024–2025, khususnya pos Keadaan Mendesak, pembangunan Posyandu/PKD, pengadaan Mobil Siaga Desa, serta alokasi jalan lingkungan yang diduga tidak sebanding dengan hasil fisik di lapangan.
2. Inspektorat Kabupaten Serdang Bedagai — Diduga perlu melakukan audit kinerja dan keuangan untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan anggaran yang diduga merugikan keuangan negara dan masyarakat Desa Penggalian.
3. Kecamatan Tebing Syahbandar — Diduga perlu memanggil Kepala Desa Penggalian untuk memberikan penjelasan resmi terkait kejanggalan yang ditemukan dan sikapnya yang diduga menolak berkomunikasi dengan Tim Media/Red serta masyarakat.
4. Masyarakat Desa Penggalian — Diduga berhak mengetahui secara transparan ke mana mengalir uang desa yang mencapai miliaran rupiah. Diduga sikap Kepala Desa yang menanggapi konfirmasi dari Tim Media/Red menunjukkan bahwa transparansi dan akuntabilitas belum berjalan sebagaimana mestinya.

Diduga Kepala Desa Penggalian bersih dari dugaan korupsi hanya akan terwujud apabila ia berani menjelaskan setiap rupiah yang dikeluarkan kepada Tim Media/Red, bukan dengan diam dan mengabaikan permintaan konfirmasi. Diduga keheningan dan penolakan untuk berkomunikasi justru menimbulkan dugaan yang lebih kuat bahwa ada hal yang ditutupi.

Diduga saatnya pihak berwenang segera melakukan penelusuran dan pemeriksaan agar kebenaran dapat terungkap dan masyarakat Desa Penggalian mendapatkan apa yang menjadi haknya.

(Wna)

banner 325x300