Diduga Terjadi Penyimpangan Dana Bos, Tokoh Masyarakat Minta APH Lakukan Lidik, Kepsek Terkesan Menghindar Dari Konfirmasi Awak Media

banner 120x600
banner 468x60

ACEH TENGGARA, –

Kepala Sekolah Menengah Pertama Swasta (SMPS) Darul Iman, yang terletak di Desa Terutung Megakhe Baru, Kecamatan Lawe Sumur, Aceh Tenggara, kini jadi sorotan. Pasalnya, diduga pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) TA. 2024-2025 tidak transparan.

Seorang tokoh masyarakat meminta Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuta Cane, untuk melakukan penyelidikan terhadap pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SMP Swasta Darul Iman, yang diduga terjadi penyimpangan dalam penggunaannya. Permintaan tersebut disampaikan menyusul munculnya berbagai informasi di tengah masyarakat terkait dugaan ketidaksesuaian penggunaan anggaran Dana BOS.

Menurutnya, dugaan tersebut perlu ditindaklanjuti secara profesional oleh aparat penegak hukum agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.
“Jika memang tidak ada penyimpangan, tentu pemeriksaan akan menjadi kesempatan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat. Namun jika ditemukan pelanggaran, proses hukum harus ditegakkan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Sunardi, S. Pd. I.,M.S., selaku kepala Sekolah Menengah Pertama Swasta Darul Iman, saat di konfirmasi awak media Jurnalis.Online, melalui via whatshap, meski panggilan berdering (masuk), dan pesan singkat whatshap berceklis dua, namun Sunardi terkesan hanya mengabaikannya saja tanpa memberikan jawaban secara resmi, bahkan diduga kepala sekolah terkesan menghindari konfirmasi awak media sehingga informasi yang dibutuhkan untuk pemberitaan belum dapat diperoleh.

Sebagai pejabat publik yang mengelola anggaran negara, kepala sekolah diharapkan bersikap terbuka dan memberikan penjelasan kepada masyarakat melalui media apabila terdapat pertanyaan mengenai pengelolaan Dana BOS.

Hingga berita ini diterbitkan, Sunardi belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan awak media melalui berbagai saluran komunikasi.

(Angah Selian)

banner 325x300