Wabup Adlin Tambunan Salurkan Bantuan Pemberdayaan Sosial Ekonomi, 426 KPM PKH Mulai Mandiri

banner 120x600
banner 468x60

Serdang Bedagai, —

Wakil Bupati Serdang Bedagai, Dr. H. Adlin Tambunan, menyalurkan bantuan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi Kementerian Sosial RI kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) yang telah menunjukkan peningkatan kesejahteraan dan mulai mampu mandiri. Bantuan ini disalurkan melalui aspirasi Anggota DPR RI Komisi VIII, H. Ashari Tambunan, Kamis (22/10/2026).

Dalam sambutannya, Wabup Adlin menegaskan bahwa keberhasilan bantuan sosial tidak hanya diukur dari tersalurkannya dana, tetapi dari kemampuan penerima untuk bertahap mandiri.

“Bantuan ini kami harapkan dapat digunakan untuk hal-hal yang produktif. Jangan sampai hanya habis untuk kebutuhan sesaat, tetapi bisa dikembangkan menjadi sesuatu yang menghasilkan dan membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” ujar Wabup Adlin.

Bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha rumahan, menambah peralatan usaha, memenuhi kebutuhan produksi, maupun kegiatan ekonomi produktif lainnya sesuai ketentuan program. Penerima diharapkan menjadi teladan bagi KPM lainnya.

“Bapak dan ibu yang hari ini menerima bantuan merupakan contoh bahwa penerima PKH juga bisa mandiri. Mudah-mudahan keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi penerima PKH lainnya untuk terus berusaha,” ungkapnya.

Koordinator Pendamping PKH Kabupaten Serdang Bedagai, Dewi, melaporkan bahwa dari sekitar 20 ribu penerima bansos di Kabupaten Serdang Bedagai, sebanyak 426 penerima PKH telah secara mandiri mengundurkan diri dari kepesertaan karena kondisi ekonominya membaik dan telah memiliki usaha skala rumahan.

“Mereka bukan berarti tidak lagi membutuhkan perhatian pemerintah, tetapi karena mereka telah mulai mampu memenuhi kebutuhan keluarga secara mandiri dan memiliki sumber penghasilan sendiri,” jelas Dewi.

Pendamping PKH, lanjutnya, tidak hanya memastikan bantuan sampai ke yang berhak, tetapi juga memotivasi agar keluarga penerima manfaat sadar untuk meningkatkan kemampuan ekonomi keluarga.

“Bantuan sosial bukan untuk membuat masyarakat bergantung, tetapi menjadi bagian dari proses membantu keluarga keluar dari kondisi sulit dan menjadi lebih sejahtera,” katanya.

Wabup Adlin menegaskan bahwa program perlindungan sosial harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi. Masyarakat yang membutuhkan perlindungan tetap dibantu, sementara mereka yang sudah mampu dikembangkan agar semakin mandiri.

“Yang paling penting adalah semangat untuk berubah. Pemerintah memberikan dukungan, tetapi keberhasilan akhirnya sangat bergantung pada kemauan masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Pemkab Serdang Bedagai akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, DPR RI, pendamping sosial, dan berbagai pihak agar semakin banyak keluarga penerima manfaat dapat bertransformasi menjadi keluarga yang mandiri dan sejahtera.

“Kalau sebelumnya menerima bantuan, kemudian hari ini sudah mampu berdiri sendiri, itu adalah sebuah keberhasilan. Jangan berhenti sampai di sini,” tutupnya.

(ARM)

 

banner 325x300