Sikap Humanis Yahdihasan Ramud Dalam Pemulangan Jenazah PMI Asal Agara Jadi Sorotan, “Hanya Allah yang Tahu”

banner 120x600
banner 468x60

Aceh Tenggara, –

Sikap rendah hati dan kepedulian terhadap sesama yang ditunjukkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), khususnya dari Forum Bersama (Forbes) DPRA Dapil 8, menjadi perhatian setelah proses pemulangan jenazah seorang pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Aceh Tenggara yang meninggal dunia di Klang Malaysia, Senin, (26/10/2026).

Dalam sejumlah pemberitaan media daring, peran aktif Yahdihasan Ramud, anggota DPRA dari Partai Aceh (PA), terlihat dalam proses pengawalan pemulangan jenazah almarhum hingga tiba di Tanah Air dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Yahdihasan terpantau menunggu kedatangan jenazah di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Ia juga turut memastikan proses penyerahan jenazah kepada keluarga berjalan dengan baik, termasuk memastikan fasilitas yang diperlukan untuk perjalanan jenazah hingga ke kampung halaman.

Keterlibatan tersebut menjadi gambaran perhatian terhadap persoalan kemanusiaan yang membutuhkan kepedulian dan kerja sama berbagai pihak, terutama ketika keluarga yang ditinggalkan sedang menghadapi masa duka.

Di sisi lain, perhatian publik juga muncul setelah beredarnya sejumlah unggahan di media sosial Facebook.

Dalam salah satu unggahan diakun Facebook, pihak keluarga almarhum menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua DPD I Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Aceh, M Salim Fakhri, yang juga menjabat sebagai Bupati Aceh Tenggara, Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Tenggara, Deni Febrian Roza, juga menjabat sebagai ketua DPR Kabupaten Aceh Tenggara, atas bantuan dalam proses pemulangan jenazah. Dalam unggahan tersebut rasa terimakasih yang disampaikan oleh pihak almarhum tidak ada tersentuh pada Anggota Forbes DPR Aceh, khususnya Yahdihasan Ramud yang terlihat aktif saat pemulangan jenazah dari Malaysia ke Kampung halaman.

Menanggapi hal tersebut, saat awak media Jurnalis7.Online, melakukan konfirmasi pada Yahdihasan Ramud, terkait vidio ucapan salah satu keluarga almarhum, yang sama sekali tidak menyebutkan ucapan terimakasih pada Anggota Forbes DPR Aceh, khususnya pada Yahdihasan Ramud, padahal sempat viral di media peran aktif Yahdihasan dalam kepulangan almarhum dari Malaysia ke Tanah Air, Yahdihasan hanya menjawab, “YHR bekerja dengan Ikhlas…Bila Rakyat sudah Memanggil Insyaallah YHR siap Hadir di Tengah2 Masyarakat”, ujar Yahdihasan.

Yahdihasan juga menekankan pentingnya keikhlasan dan semangat saling membantu tanpa harus memperdebatkan siapa yang paling berperan.

“Hanya Allah yang tahu, Dinda. Tugas kita sebagai manusia, selagi kita bisa dan mampu, marilah kita saling membantu,” kita tidak mengharapkan ucapan seperti itu, yang penting apa yang kita perbuatan dan apa yang sudah saya perbuat itu semua dengan niat yang tulus dari hati kami selaku Anggota DPR Aceh”, tambah Yahdihasan dalam penjelasannya.

Pernyataan tersebut menggambarkan pandangannya bahwa membantu masyarakat dalam situasi sulit merupakan bagian dari tanggung jawab kemanusiaan yang patut dilakukan dengan tulus.

Pemulangan jenazah pekerja migran asal Aceh Tenggara ini sekaligus menjadi pengingat bahwa penanganan persoalan warga di luar negeri membutuhkan sinergi antara pemerintah, wakil rakyat, serta pihak-pihak lain yang memiliki kepedulian.

Di tengah suasana duka keluarga almarhum, perhatian dan bantuan yang diberikan berbagai pihak diharapkan dapat meringankan beban keluarga serta memastikan jenazah dapat kembali ke kampung halaman untuk dimakamkan secara layak, tutup Yahdihasan.

(Angah Selian)

banner 325x300