Aceh Tenggara, —
Bencana banjir yang melanda Desa Kuning, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, sejak Rabu (28/10/2026), tidak hanya merendam permukiman warga dan ruas jalan nasional, tetapi juga melumpuhkan aktivitas pelayanan publik dan perekonomian masyarakat setempat.
Salah satu fasilitas yang terdampak cukup parah adalah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Kuning. Terjangan banjir menyebabkan sejumlah peralatan vital, khususnya mesin pompa BBM, mengalami kerusakan sehingga stasiun pengisian bahan bakar tersebut belum dapat beroperasi hingga saat ini. Lokasi SPBU pun masih dipenuhi lumpur sisa genangan banjir.
Kepada Jurnalis7.online pada Sabtu (31/10/2026), pihak manajemen SPBU menjelaskan bahwa kerusakan mesin tersebut membuat seluruh aktivitas operasional terhenti sementara dan menimbulkan kerugian yang cukup besar. Meski ruas jalan nasional berada di bawah kewenangan BPJN, pihaknya berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara tetap hadir dan mengambil langkah nyata bagi pemulihan wilayah tersebut.
“Kami memahami pembagian kewenangan. Namun, masyarakat Desa Kuning juga merupakan bagian dari warga Kabupaten Aceh Tenggara yang membutuhkan perhatian dan perlindungan pemerintah daerah, sama seperti kecamatan lainnya. Kami mohon agar pemerintah daerah benar-benar memikirkan kondisi kami,” ujar pihak manajemen.
Lebih jauh, dampak banjir tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga trauma mendalam. “Saat ini, setiap kali cuaca mulai mendung, pikiran dan hati warga selalu dihantui rasa was-was karena takut banjir kembali datang. Kami sangat sedih dengan keadaan ini,” tuturnya.
Masyarakat berharap Pemkab Aceh Tenggara tidak hanya hadir saat bencana terjadi, tetapi segera menyusun langkah konkret penanganan pascabanjir sekaligus solusi jangka panjang agar banjir tidak terus menjadi ancaman. Koordinasi antara pemerintah daerah dan instansi terkait, termasuk BPJN, dinilai sangat diperlukan guna mempercepat pemulihan infrastruktur dan mengembalikan aktivitas masyarakat seperti sedia kala.
Hingga berita ini diterbitkan, warga Desa Kuning masih menantikan langkah nyata pemerintah dalam memberikan rasa aman dan memulihkan kondisi wilayah mereka pascabanjir.
(Angah Selian)










